Ide
dan Gagasan Membangun Suatu Daerah Untuk Dapat Berkembang
Semua kota besar di
dunia memiliki kawasan kumuh. Begitu juga dengan Jakarta, ibukota negara kita. Kampung
kumuh di Jakarta tersebar dimana-mana. Di bantaran sungai, bantaran waduk,
jalan inspeksi dipinggir kali, di kolong jembatan layang, di pinggiran rel
kereta api, dan lainnya. Jumlah penduduk yang tinggal di kampung kumuh
diperkirakan hampir setengah penduduk Jakarta. Dari jumlah itu, diperkirakan 80
persen merupakan pendatang atau kaum urban yang mencari pekerjaan di Jakarta.
Dengan kata lain, kawasan kumuh ini ada karena adanya kebutuhan tempat tinggal
bagi para pendatang yang ingin mengadu nasib di Jakarta dengan harga yang
relatif terjangkau. Demi mendapatkan pekerjaan di Jakarta, para pendatang ini
rela tinggal di rumah-rumah kumuh di bantaran-bantaran sungai.
Di Jakarta, kampung
kumuh ada dimana-mana. Kampung-kampung kumuh ini selain bisa merusak keindahan
kota, juga membuat penataan kota yang bersih, menarik, dan aman, tidak bisa
segera terwujud. Selain itu, pemerintah Jakarta tentunya tidak tega melihat
warganya tinggal seperti itu di tempat kumuh. Oleh sebab itu pemerintah Jakarta
secara bertahap akan menata kampung-kampung kumuh itu menjadi rumah deret.
Rumah deret tidak menggusur, tetapi membedah kampung yang tadinya kumuh menjadi
rumah yang teratur dan layak huni, memiliki fasilitas air bersih, listrik,
tempat bermain, jalannya rapi, selokannya bersih, dan lainnya. Kampung deret
memiliki jalan yang panjang dengan rumah di kanan dan kiri jalan.
Ide dan gagasan yang
dapat di ambil dari kesimpulan tentang daerah kumuh yang berada di Jakarta
yaitu dengan membuat kampung-kampung kumuh yang berada di Jakarta dapat di tata
dengan baik kondisi letaknya dan agar lebih baik dan bagusnya dengan menuangkan
inovasi karya atau desain arsitektur bangunan dengan membuat suatu kampung
tersebut beda dari pada kampung lainnya dan dapat mendapatkan penghasilan lebih
untuk para penghuni kampung tersebut dengan membuat inovasi kampung warna-warni
di Jakarta ini.
Inovasi ini
terinspirasi dari Brazil yang mempunyai kota/daerah yang bernama Rio Jenairo
yaitu suatu kota yang mempunyai deretan-deretan rumah padat penduduk dan
disulap menjadi kota yang sangat indah karena rumah-rumah penduduk hampir semua
bagian di warnai dengan berbagai macam warna sehingga menjadi indah di lihat
dan kota ini juga sebagai destinasi wisatawan untuk berkunjung ke Rio Jenairo
di Brazil karena keindahan susunan bangunan rumah yang berwarna-warni.
Kesimpulan: Dalam gagasan/ide yang dikemukakan dapat
di ambil kesimpulan yaitu untuk mengusung suatu ide untuk daerah kumuh yang
berada di Jakarta agar di tata dengan baik dan rapih serta bersih dan dibuat
menjadi kampung/daerah yang berwarna dengan mewarnai tembok-tembok setiap rumah
dengan warna yang beragam agar indah terlihat oleh mata dan menjadi tempat yang
beda dari tempat-tempat yang lainnya. Penduduk yang tinggal juga mendapatkan
penghasilan dengan ide gagasan ini karena pasti tempat tersebut akan menjadi
tempat wisata setempat dan lebih indah di lihat tidak ada lagi daerah-daerah
kumuh di Jakarta.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar