DONGENG MONYET DAN UNTA PENIRU (AESOP) | DONGENG ANAK DUNIA
![]() |
Dongeng Monyet dan Unta Peniru - Pada suatu perayaan besar untuk
menghormati sang Singa si Raja Hutan, seekor monyet diminta untuk menari di
depan hewan yang hadir pada perayaan itu. Tarian sang Monyet begitu indahnya
sehingga semua hewan yang hadir menjadi senang dan gembira melihatnya.
Pujian yang didapatkan oleh sang Monyet membuat seekor unta yang
hadir menjadi iri hati. Dia sangat yakin bahwa ia bisa menari seindah tarian
sang monyet, bahkan mungkin lebih baik lagi, karena itu dia maju ke depan
menerobos kerumunan hewan yang menonton tarian monyet, dan sang Unta mengangkat
kaki depannya, mulai menari. Tapi unta yang sangat besar itu membuat dirinya
kelihatan konyol saat menendang-nendangkan kakinya ke depan dan
memutar-mutarkan lehernya yang kaku dan panjang. Selain itu, sang unta sulit
untuk menjaga agar tapak kakinya yang besar tetap terangkat ke atas.
Akhirnya, salah satu tapak kakinya yang besar hampir mengenai hidung
sang Raja Hutan sehingga hewan-hewan yang jengkel melihat tingkah sang Unta,
mengusirnya keluar sampai ke padang gurun.
Jadi pembelajaran yang dapat kita teladani dari dongeng monyet dan
unta peniru ini adalah
Jangan memaksakan diri untuk melakukan hal-hal
yang sebenarnya tidak dapat kamu lakukan.Sumber: www.dongenganak.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar